Presiden Valdemir Putin Presiden Rusia Mendapatkan Kecaman Dunia

Presiden Valdemir Putin Presiden Rusia Mendapatkan Kecaman Dunia

Perlu diketahui saat ini hubungan Rusia dengan dunia saat ini sedang memanas karena berbagai sikap dan keputusannya yang diambil. Ya Presiden Vlademir Putin yang merupakan pemegang kebijakan dan kekuasaan tertinggi negara Rusia itu. Dia memiliki ambisi yang tinggi, tentunya mengharapkan perdamaian diantara dunia, namun hal ini Rusia bisa dibilang terlalu ikut campur dengan permasalahan negara tetangganya yaitu Ukraina.

Yang mana di Ukraina sedang ada masalah yang dialami, adanya 2 wilayah yang ingin melakukan kemerdekaan untuk memisahkan diri dari negara itu. Lantas apa sajakah yang diambil dan respond para pejabat di dunia, khususnya negara-negara di eropa yang banyak membahas permasalahan ini, berikut pembahasannnya.

Presiden Valdemir Putin Presiden Rusia Mendapatkan Kecaman Dunia

Hingga kini para pejabat di eropa sangat membenci rusia khususnya presiden Vlademir Putin atas sikapnya karena mengakui kemerdekaan 2 daerah yaitu Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk. Mereka setuju dengan keputusan Putin.

Presiden Valdemir Putin Presiden Rusia Mendapatkan Kecaman Dunia
berita fashion indonesia, pada Selasa 22 Februari 2022 berkata bahwa klaim Putin itu dilontarkannya saat memberikan pidato selama kurang lebih sekitar 1 jam. Sehingga kaget dong kalau gelombang komentar diarahkan kepada Putin seperti diantaranya:

Presiden Prancis Emmanuel Macron :

Berkata bahwa keputusan putin mengakui daerah di Ukraina Timur itu sangat fatal. Hal ini membuktikan pelanggaran secara 1 pihak pada sebuah komitmen rusia dan juga merupakan sebuah kedaulatan ukraina, sehingga harus adanya pertemuan antar dewan PBB untuk memberikan saksi padanya

Presiden Michel dan Presiden von der Leyen juga tidak setuju dengan keputusan putin yang mendukung daerah yang tidak dikuasai ukraina. Bahkan Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss juga menyampaikan prihatin dengan keputusan Putin, karena dirasa terlalu teledor dalam mengambil keputusan, Hal ini menimbulkan perlu adanya konfrontasi antara Rusia dengan PBB.

“Kami akan mengoordinasikan tanggapan kami dengan sekutu. Kami tidak akan membiarkan pelanggaran Rusia terhadap komitmen internasionalnya dibiarkan begitu saja.”

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg:

“Saya mengutuk keputusan Rusia untuk memberikan pengakuan kepada ‘Republik Rakyat Donetsk’ dan ‘Republik Rakyat Luhansk’ yang diproklamirkan sendiri. Ini semakin merusak kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina, mengikis upaya menuju resolusi konflik, dan melanggar Perjanjian Minsk, untuk di mana Rusia adalah partainya.”